Change Of My Life - KaskusSFTH rekomendasi part 22

Quote:


Tangan lembutnya menyentuh kedua pipiku

Kedua mata kami saling berpandangan cukup lama

Ku tidurkan badanya, dengan posisi ku berada di atas nya

Dia pun tersenyum ke arahku

“ zi .. “

“ ra.. “

Dia menarik kepaku untuk mendekat ke padanya

Ku lihat bibir nya yang basah mulai mendekat ke arahku

Bibir lembutnya pun hinggap di bibirku

Kedua mulut kami pun saling berpadu

Dia mulai menggerakkan lidahnya

Cukup lama dan kedua bibir kami pun saling berpisah

Dia menjathkanku

Sekarang dia berada dengan posisi duduk di atasku

“ lo serius? “ kataku

Dia hanya terseyum ke padaku

Dia melepaskan kancing demi kancing baju milikku

Dan melepaskan kaos yang ia kenakan

Kulit putih nya terpampang dengan indahnya tepat di hadapanku

Aku melepaskan kaitan yang ada di bra yang ia kenakan

Dia mendekatkan badanya ke badan ku

Kulitnya yang lembut menghangatkan badanku

“ zi “

“ gue suka sama lo “
Spoiler for LANJUTAN
CIE KENA KENTANG!! CIE YANG NUNGGU ADEGAN ++




”KRIIIINGGGGG!!!!”

”KRIIIINGGGGG!!!!”

”KRIIIINGGGGG!!!!”

”KRIIIINGGGGG!!!!”


Suara alarm membangunkanku, aku pun terbangun dari tidurku dengan nafas terengah-engah, sungguh mimpi yang membuat jantungku berdegub dengan kencang. Aku pun langsung membuang pikiranku tentang mimpi tersebut tapi sayang nya aku malah terus teringat akan mimpi itu. Ku ambil air wudhu dari kamar mandi yang ada di kamarku, ku lihat diriku di kaca.


“itu mimpi yang gue buat?” tanyaku dalam hati


“engga engga, itu keluar gitu aja” pikirku untuk menenangkan diri


Aku pun langsung kembali ke dalam kamarku, ku rentangkan sajadah di samping tempat tidurku, ku kenakan sarung bermotif kotak kotak dengan aneka ragam warna yang ada. ku panjatkan sebuah niatku untuk beribadah, lalu aku pun mulai takbir, dan melakukan shalat subuh.


Selesai sholat tak lupa aku memohon dan memanjatkan doa kepada yang maha kuasa. Aku pun langsung bergegas untuk mandi, mimpi yang aku alami tadi malam pun muncul kembali di dalam pikiranku, segera ku buang pikiran tersebut dan mencoba mengalihkanya dengan bernyanyi, tapi tetap saja tidak berguna, karena mimpi itu terlintas kembali di pikiranku setelah lagu yang kunyanyi kan selesai.


Setelah mandi aku langsung mengenakan baju seragam sekolahku saat itu, baju batik kebanggaan sekolahku. Ku ambil handphone yang ada di atas kasurku, ku lihat layarnya mati karena kehabisan batrai tadi malam. Langsung ku ambil charger yang ku punya lalu mengisi daya yang ada di handphoneku, dengan segera ku nyalakan handphone ku itu. Tak lama kemudian terpampang puluhan sms yang masuk ke dalam handphoneku dengan nama Clara.


Quote:

Clara : “hahaha iya”

Clara : “ko ga sms gue lagi?”

Clara : “eh zi udah tidur ya”

Clara : “ihhh ko tidur sih”

Clara : “kaya orang bego ya gue, sms monolog gini”

Clara : “untung pulsa gue banyak”

Clara : “ah kampret lo”

Clara : “ihhh”

Clara : “yaudah met bobo ya”

Clara : “besok pagi jemput gue ya  “



Setelah membaca sms-sms tersebut ku letakkan kembali handphoneku untuk mengisi daya yang ada di dalamnya. Aku pun turun ke bawah untuk menuju ke meja makan, ibuku sedang menyiapkan makanan yang ada, sedangkan ayahku sedang menonton teve acara berita yang disiarkan saat itu. Mimpi itu terus membayng bayangi pikiranku.


Akupun sarapan dengan kedua orangtuaku, aku makan dengan kurang lahap tidak seperti biasanya, dan itu di sadari oleh ayahku.


Quote:

Ayah : “kenapa zi?”

Aku : “kenapa apanya pah?”

Ayah : “ga semangat gitu”

Aku : “ngantuk pah”

Ayah : “makanya kalo main komputer jangan malem malem”

Aku : “iya pah”



Selesai makan aku pun kembali ke kamarku untuk merapikan buku yang harus aku bawa ke sekolah pagi itu, tidak lupa ku cabut charger yang menancap pada handphoneku, lalu memakai jaket. Ku pacu motorku dengan kecepatan sedang ke arah rumah Clara. Tak sampai dua puluh tahun akupun sampai di depan rumahnya, dan aku pun langsung mengirimkan sms kepadanya.


Quote:

Aku : “Ra gue udah di depan”

Clara : “sip, tunggu bentar”



Tak lama kemudian Clara keluar rumahnya mengenakan baju batik sekolah yang di balut dengan es krim vanila yang lembut di atasnya #eh maaf cardigan berwarna hitam maksudku, Clara terlihat biasa saja di depanku karena tidak ada alasan bagiku untuk merasa surprise dengan hal itu karena aku sudah biasa melihatnya.


Clara berjalan mendekat ke arahku ku lihat wajahnya itu, dia pun tersenyum ke arahku, tiba tiba mimpi semalam terlintas lagi di dalam pikiran ku.


Quote:

Clara : “WWWOIII” teriaknya membangunkan lamunanku

Aku : “eh, iya kenapa?”

Clara : “di ajak ngomong juga, malah bengong”

Clara : “mikirin jorok pasti, sambil liatin gue lagi”

Aku : “iya”

Clara : “heh?”

Aku : “eh engga”

Aku : “yaudah buru, telat ntar”



“TENGGG!!!”
“TENGGG!!!”
“TENGGG!!!”



Lonceng kebahagiaan pun berbunyi, suara lonceng yang para murid tunggu tunggu , menunjukkan datangnya jam istirahat, aku mengajak Clara untuk pergi ke kantin membeli beberapa makanan ringan tetapi dia menolak karena sibuk bergosip dengan teman teman wanitanya. Aku pun berjalan menuju kantin sambil bermain handphone, tiba-tiba seorang perempuan keluar dari ruang kelas 1-A sambil berlari dan menundukkan kepala, dia pun menabrak bahu sebelah kananku. What the...???


“cewe aneh” pikirku


Aku pun melanjutkan langkahku ke kantin, tetapi tiba tiba aku merasa penasaran dengan perempuan tadi, aku pun berlari ke arah perempuan tadi berlari, ku tengok kanan dan kiri untuk mencari ke beradaanya, lalu aku pun sampai di sebuah toilet yang tak jauh dari situ, dan aku tidak percaya dengan apa yang kulihat di depanku....

Komentar